IBX5836EC9B0E5EF

Yuk Kenali Ciri-ciri Anak dengan Gejala Autis Sedini Mungkin

Barinking Plus

Ternyata, masih banyak orang tua yang belum mengetahui apa saja ciri-ciri anak autis. Padahal, jika para orang tua mengetahui ciri-ciri tersebut dapat memaksimalkan proses tumbuh kembang si anak tersebut. Banyak kejadian di mana si anak ternyata memiliki gejala autis tetapi karena orang tua tidak mengetahui ciri-ciri anak autis sehingga dibiarkan dan malah menghambat pertumbuhan si anak.

Oleh karena itu, penting bagi para orang tua untuk mengetahui apa saja ciri-ciri anak autis meskipun anaknya tidak memiliki gejala autis. Karena pengetahuan dan informasi tersebut bisa saja dibagikan untuk orang tua lain yang anaknya memiliki gejala autis.

Mengapa mengetahui ciri-ciri anak autis sangat penting untuk diketahui oleh orang tua terutama ketika si anak masih berusia belia? Karena ketika kita tahu ciri-ciri tersebut dan bisa langsung mendeteksi si anak memiliki gejala autis, maka para orang tua dapat segera mengkonsultasikan dengan dokter atau pakar autisme untuk mencari tahu pola pengasuhan seperti apa yang terbaik untuk tumbuh kembang anak dengan gejala autis.

Berikut ini tujuh ciri-ciri autis anak yang patut untuk diketahui, terutama untuk para orang tua.

1. Tidak Menyukai Kontak Fisik

Ciri-ciri yang pertama adalah anak dengan gejala autis sangat tidak menyukai adanya kontak fisik dengan orang lain/orang asing. Berbeda dengan anak pada umumnya, anak dengan gejala autis tidak senang ketika ada orang lain yang memeluk atau sekadar menyentuh mereka. Meski begitu, tidak semua anak dengan gejala autis memiliki ciri-ciri ini, karena untuk beberapa kejadian terdapat anak pengidap autis yang malah senang untuk memeluk orang-orang terdekatnya.

2. Kemampuan Sosial Terganggu/Menurun

Salah satu ciri yang mudah kita lihat pada anak-anak yang memiliki gejala autis yaitu ketika berhubungan dengan orang lain akan terlihat seperti canggung atau enggan melakukan kontak dengan orang lain.

Baca Juuga  Beberapa Pertimbangan Memilih Merk Printer Berkualitas Saat Ini

Dalam tingkat yang lain anak-anak dengan gejala autis bahkan bisa sampai mengeluarkan ucapan serta komentar yang dapat menyinggung orang yang dia tidak nyaman, menghindari kontak mata, serta selalu mengasingkan diri ketika kondisi sedang berkumpul dengan banyak orang.

3. Gangguan pada Kemampuan Bicara

Ciri-ciri anak dengan gejala autis yang ketiga adalah adanya gangguan pada kemampuan bicara mereka. Menurut penelitian ditemukan bahwa sekitar 40% anak-anak dengan gejala autis hanya dapat mengucapkan beberapa kosa kata saja bahkan sampai ke tingkatan tidak dapat berbicara sama sekali.

Lalu, sekitar 25% hingga 30% anak-anak dengan gejala autis dapat mengucapkan beberapa kosa kata ketika menginjak usia 12 sampai 18 bulan. Tetapi, setelah itu akan kehilangan kemampuan berbicaranya.

Selain gangguan pada kemampuan bicaranya, anak dengan gejala autis biasanya suka mengulang kata-kata tertentu ketika sedang berbicara. Kondisi ini disebut juga dengan istilah echolalia.

4. Melakukan Tindakan yang Berulang-ulang

Ciri-ciri yang selanjutnya dari anak-anak dengan gejala autis adalah mereka seringkali melakukan suatu hal secara berulang kali. Ini disebabkan karena mereka sangat suka untuk melakukan kegiatan yang sudah pasti dan menjadi rutinitas secara terus menerus.

Oleh karena itu, jika terdapat satu saja perubahan rutinitas kegiatan harian dapat membuat mereka menjadi sangat terganggu. Istilah kesukaan mereka melakukan aktivitas yang berulang-ulang dan bervariasi ini adalah stimming, atau stimulating activities. Karena melakukan tindakan yang berulang-ulang setiap harinya dapat membuat hal tersebut menjadi obsesi tersendiri bagi anak-anak yang memiliki gejala autis.

***

Itulah beberapa ciri-ciri anak pengidap autisme. Jika sekiranya Anda melihat salah satu ciri-ciri tadi dialami oleh anak Anda, jangan ragu untuk memberikannya Brainking Plus, produk herbal alami yang bekerja dalam penanganan autisme dan solusi bagi anak ABK lainnya.

Leave a Reply