IBX5836EC9B0E5EF

Wahai Engkau, Bertahanlah Pada Istikharah Cintamu

Wahai engkau yang telah ditetapkan Allah sebagai qawwam-ku

Aku mencintaimu, jauh sebelum jasad kita bertemu
Engkau ada dalam setiap sajak cinta yang kurenda dengan jiwa
Kuhindari lelaki ajnabi semenjak aku tahu apa yang kucari dalam hidup ini
Kucoba menjaga hati dan diri agar tetap rasa itu bersemedi
hanya untukmu, sebab aku-lah tulang rusukmu

Wahai engkau yang hanya denganmu aku bisa menjalankan SyariatNya

Aku merindukanmu, setiap kali panggilan menyempurnakan separuh agama berdengung di kepalaku
Hampir seperempat Abad kulalui hidup ini tanpa dirimu disisi
Setiap getir kuikhlaskan sebab kutahu kau ‘kan melengkapi di kemudian hari
Menghadapi dunia seorang diri, terus menangkap arti pada tanda-tandaNya dan percaya bahwa denganmu lah kelak ku sepenuhnya berbagi suka duka

Wahai engkau yang dijanjikan Allah untukku

Maafkan aku yang tak sempurna dalam mencinta

Pernah diri terpuruk dalam rasa dan kehilangan logika
Pernah pula menaruh simpati pada ia yang tak berhak menikmati
Tertawan pada ia yang hatinya tak terpaut padaNya
Lalu aku bertanya, “masih pantaskah diri bersanding dengan jiwa yang hanya menghamba pada Illahi semata?”

Wahai…
Mengingatmu membuatku menangis dalam doa
Membaca dengan segenap jiwa syahdunya pesan cintaNya
“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” [QS. An Nisaa (4):1].

‘Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik.” [QS. An Nahl (16):72].

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [QS. At Taubah (9):71].

Baca Juuga  Inilah Bahaya Memakan Makanan dan Minuman Haram

Sejatinya hanya denganmu
aku layak bersepadu

Leave a Reply