Cinta Itu Bukan di Cari Namun di Bangun, Tapi Tidak Juga Ditunggu Namun Ditumbuhkan

Cinta itu tidak untuk dijelaskan, namun hanya dapat dirasakan oleh hati yang sedang merasakan. Ia seperti angin yang menerpa wajah, tidak dapat terlihat tapi dapat dirasakan. Banyak orang yang patah hati dan nyaris bunuh diri karena cinta. padahal cinta tidak pernah salah, yang salah adalah rasa ingin memiliki yang terlalu tinggi karena nafsu dan tidak ada cinta di dalamnya.

Cinta itu bukan dicari tapi di bangun, tidak juga ditunggu tapi ditumbuhkan. Banyak alasan yang mengatasnamakan cinta demi kepentingan pribadi, padahal dasar cinta itu memberi bukan meminta. Cinta hadir untuk saling mengasihi, bukan untuk pergi dan saling menyakiti.

Di mana kau akan mencari cinta, karena sampai kapan pun tidak akan pernah menemukannya. Cinta dibangun oleh pondasi kepercayaan, bertiangkan tanggung jawab, beratapkan kasih sayang dan di isi dengan iman. Sehingga cinta yang kau miliki akan benar-benar memberi ketenangan, bukan rasa galau atau takut kehilangan. Ia tidak akan pernah pergi, karena dia tau kemana harus kembali.

Menunggu cinta sejati datang menghampiri, mengetuk hati dengan senyum manis lalu pergi tanpa permisi. Cinta memang sakit jika hanya karena fisik yang masih muda, harta yang masih kaya, atau kedudukan bak seorang raja. Dia akan pergi setelah semua itu pergi, karena hanya itu alasan dia ada.

cinta itu tumbuh pada rasa, bukan ditunggu pada masa. Cinta butuh orang yang pantas untuk dicinta, karena ia tulus menerima setelah ada janji setia. Cinta akan tumbuh seiring takwa yang kian terlaltih, cinta akan semakin hangat ketika iman semakin menguat, dan cinta akan teruji ketika banyak masalah yang menghampiri.

Sehingga cinta akan tumbuh besar seiring waktu yang terus berjalan. Tidak peduli akan kulit yang semakin menua, atau harta yang kian berkurang. Karena bersama mu adalah lebih dari cukup sebagai alasanku untuk terus bahagia dan mengundang tawa. Cinta kita adalah milik sang maha Cinta, dan kita hanya bisa berharap cinta kita di abadikan sampai surga-Nya.

Source: Jombloin

Leave a Comment