Inilah Bahaya Memakan Makanan dan Minuman Haram

Banyak kalangan non-muslim yang masih menganggap bahwa ketentuan halal merupakan bentuk diskriminasi terhadap mereka. Padahal halal memberikan kebaikan untuk semua umat manusia, tidak terbatas hanya pada muslim saja, seperti disampaikan KH. Kholil Ridwan, Lc dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia.

Menurutnya, mengkonsumsi makanan yang tak halal dapat mendatangkan bahaya dan kerusakan pada individu dan sosial. Berikut ini adalah paparannya, seperti dilansir dari situs LPPOM MUI:

Baca juga: Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Minuman Keras

Mengkonsumsi minuman keras memiliki dampak negatif antara lain, menyebabkan penyakit radang usus, gangguan pencernaan, menimbulkan masalah ginjal dan hati, juga menyebabkan impotensi, cacat janin, keguguran, serta kelahiran prematur.

Darah

Darah juga termasuk yang diharamkan dalam Islam, walaupun darah dari hewan yang dihalalkan sekalipun. Darah sendiri mengandung uric acid yang berbahaya bagi kesehatan yang dapat menimbulkan keracunan dan kerusakan dalam organ ginjal.

Bangkai

Mengkonsumsi bangkai juga diharamkan dalam Islam. Bila ditelisik, bangkai mengandung racun yang disebabkan adanya endapan darah. Beberapa macam bangkai antara lain, hewan yang mati karena sakit, disetrum, dicekik, atau dipukul. Hewan yang mati secara demikian tidak banyak mengeluarkan darah, sehingga racun dalam darahnya akan mengendap dalam tubuh hewan tersebut.

Babi

Mengkonsumsi babi yang keharamannya jelas dalam AlQuran juga dapat merugikan kesehatan. Hal tersebut disebabkan adanya kandungan cacing pita pada daging babi. Lemak babi juga mengandung kolesterol yang sangat tinggi bila dibandingkan dengan lemak hewan lainnya. Tingkat kolesterol yang terkandung pada lemak babi 15 kali lipat lebih tinggi dari kolesterol yang terkandung pada daging sapi.

Source: Halhalal

Leave a Comment