6 Makanan Ini Bisa Kamu Jadikan Sebagai Pengganti Nasi

Nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia pada umumnya. Jika kamu sedang berdiet, maka sebaiknya jauhi nasi putih dari sekarang. Kenapa? Karena nasi banyak mengandung indeks glikemik yang tinggi.

Indeks glikemik atai glycemic index (GI) adalah ukuran kecepatan makanan diserap menjadi gula darah. Semakin GI suatu makan, maka semaki besar pula dampaknya terhadap kenaikan gula darah. Gula darah naik akan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit termasuk obesitas.

Nah, untuk kamu yang sedang diet lebih makanan pengganti nasi ini cocok untuk kamu.

1. Jagung

Rasa manis gaung berasal dari fruktosa, sejenis gula buah yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes sekalipun. Sebelum fruktosa tercerna, biasanya sudah terbuang bersama urin, sehingga tidak terserap di tubuh. Pigmen pada warna jagung juga bermanfaat bagi kesehatan mata dan pelindung bagi paru-paru. Kada GI jagung sendiri termasuk rendah anatara 55-60. Selain kaya akan kalori, jagung juga kaya antioksidan dan sumber vitamin B, serat dan mineral.

2. Kentang

Kentang memang sudah sering dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bahan makanan, namun belum sepenuhnya difungsikan sebagai penganti nasi. Kandungan GI pada kentang juga cukup tingga, sehingga perlu mengkonsumsinya dengan cara yang lebih sehat. Dibanding nasi, kentang mempunyai banyak variasi nutrisi dan serat dengan kadar kalori yang lebih kecil. Kentang juga mengandung vitamin C yang cukup baik.

3. Sukun

Tanaman ini termasuk dalam jenis buah-buahan, namun sangat potensial sekali jika digunakan sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi. Dibanding ubi jalar maupun kentang, sukun memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang lebih tinggi. Selain bergizi tinggi, sukun juga mengandung senyawa flavonoid yang baik untuk kesehatan jantung dan ginjal. Sukun juga memiliki nutrsisi yang sangat lengkap dan merupakan bahan pangan dengan GI rendah sehingga dapat berperan dalam membantu mengendalikan kadar gula merah pada tingkat yang aman.

4. Pasta

Indeks GI yang terdapat dalam pasti hanya 4,1 hampir sama dengan buah pir. Namun sayangnya, untuk masyarakat Indonesia sendiri makanan pengganti nasi ini jarang dikonsumsi karena makanan ini tidak familiar. Pasta juga menggandung asam folat yang tinggi, rendah lemak, bahkan kandungan glukosanya lebih rndah dari berbagai jenis roti.

5. Singkong

Singkong memiliki kandungan serat yang tinggi, membuat singkong dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan trugliserida yang ada didalam tubuh. Singkong juga merupakan sumber karbohidrat kompleks dengan nilai GI yaitu dibawah 5,5.

6. Ubi Jalar

Ubi jalar menggandung karbohidrat yang lebih lamban meningkatkan gula darah karena memiliki kadar GI rendah yakni 5,4. Ubi jalar juga mengandung vitamin A dan vitamin C, dimana vitamin A nya hampir dua kali lipar dari yang disarankan dikonsumsi setiap hari, sementara kandungan vitamin C nya dapat mencukupi 60% kebutuhan harian tubuh kamu. Ubi jalar juga mengandung serat yang tinggi sehingga mudah untuk dicerna dan dapat mencegah sembelit serta cocok juga untuk menjaga berat badan.

Leave a Comment